HomeNews YogyaAda Larangan Penggunaan Skuter Listrik di Malioboro, Sanksi Ditegakkan Bagi Pelanggar

Ada Larangan Penggunaan Skuter Listrik di Malioboro, Sanksi Ditegakkan Bagi Pelanggar

Yogya.co, YOGYAKARTA – Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X telah mengeluarkan surat edaran (SE) terkait dengan larangan penggunaan skuter listrik di kawasan Malioboro Kamis kemarin, (31/03/2022).

Larangan ini tertuang pada SE Nomor 551/4671 tentang Larangan Operasional Kendaraan Tertentu Menggunakan Penggerak Motor Listrik di Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulya.

Berdasarkan edaran tersebut diketahui bahwa larangan ini dibuat dalam rangka perwujudan satuan ruang strategis sumbu filosofi sehingga diperlukan penataan kawasan di area pedestrian Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro serta Jalan Margo Mulya.

Selain itu, larangan ini diterapkan untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib serta memberikan kenyamanan kepada para pejalan kaki.

Baca Juga: Jadi PR Pemerintah, Teras Malioboro Banjir Saat Hujan Deras

“Guna mendukung lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar serta memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki, maka tidak diperkenankan penggunaan kendaraan tertentu menggunakan penggerak motor listrik di Jalan Margo Utomo, Jalan Malioboro, dan Jalan Margo Mulya,” keterangan dalam edaran tersebut.

Adapun yang dimaksud dengan kendaraan yang menggunakan penggerak motor listrik di sini meliputi skuter listrik, otoped listrik, hoverboard, dan electric unicycle.

Akan tetapi, penggunaan kendaraan tersebut diperbolehkan bagi pelaksanaan tugas pihak yang berwenang.

Terkait dengan edaran ini sosialisasi juga telah dimulai sejak Kamis kemarin (31/03/2022). Sosialisasi ini pun rencananya akan dilakukan hingga Senin (04/04/2022) nanti.

Melansir dari Radar Jogja, Kepala Satpol PP DIY Noviar Rahmad mengatakan mulai Senin nanti pihaknya bersama instansi terkait akan lakukan operasi pengawasan dan pemberian tindakan kepada pelanggar.

“Kemudian mulai Senin bersama instansi terkait akan melaksanakan operasi pengawasan dan langsung melakukan tindakan terhadap pelanggar SE ini,” ungkap Noviar Rahmad.

Tindakan tegas akan diberikan kepada para pelanggar serta penyitaan barang-barang atau kendaraan hingga sanksi bagi para pelanggar.

Sebelum edaran ini beredar, skuter listrik menjadi wisata baru di kawasan Malioboro yang banyak menarik wisatawan.

Namun, belakangan ini wisata skuter listrik ini diketahui belum mendapatkan izin untuk beroperasi di kawasan Malioboro dan dinilai dapat membahayakan pengguna serta pengendara lainnya sehingga Pemerintah Daerah DIY memutuskan untuk melarang penggunaan kendaraan tersebut demi keselamatan bersama.

Baca Juga: Lokasi Baru PKL Malioboro Telah Diresmikan, PKL Tidak Dipungut Biaya Setahun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Related Articles