HomeKesehatanCalon Pengganti Aplikasi PeduliLindungi: Sudah Tahu CitizenHealth Apps?

Calon Pengganti Aplikasi PeduliLindungi: Sudah Tahu CitizenHealth Apps?

Yogya.co, JAKARTA – Melihat perkembangan kasus COVID-19 di Indonesia semakin menurun, Pemerintah RI sedikit demi sedikit mulai melakukan perubahan dan pelonggaran.

Salah satu pelonggaran yang diterapkan adalah dengan mengizinkan umat Muslim di Indonesia untuk melaksanakan salat Tarawih berjamaah dan mudik di momen lebaran Idulfitri 2022 ini.

Selain itu, Pemerintah RI juga mengatakan bahwa kemungkinan aplikasi PeduliLindungi nantinya akan diganti dengan aplikasi CitizenHealth saat Indonesia telah memasuki masa fase endemi.

“Jadi, PeduliLindungi akan bermetamorfosis setelah kemudian antigen tidak lagi dipakai dinpesawat terus kemudian, nanti bagaimana nasib PeduliLindungi ini akan menjadi CitizenHealth App,” jelas Setiaji, Chief of Digital Transformation Office Kementerian Kesehatan (DTO Kemenkes), dikutip dari Detik.

Baca Juga: Vaksin Booster Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022, Bagaimana Cara Daftarnya?

CitizenHealth Pengganti PeduliLindungi

Aplikasi CitizenHealth sendiri merupakan aplikasi atau platform yang terintegrasi dan nantinya akan digunakan sebagai penyimpanan data kesehatan pribadi.

“CitizenHealth ini isinya kan nanti ada personal medical record. Mirip seperti PeduliLindungi kalau misalnya tes, vaksin. Nah, ini juga sama, tetapi, untuk seluruh layanan kesehatan,” lanjutnya.

Baca Juga: Terpapar COVID-19, Tapi Belum Dapat Obat Gratis? Ini Cara Dapatnya!

Fitur CitizenHealth

Aplikasi yang rencananya akan diluncurkan pada akhir bulan Juni 2022 nanti ini memiliki beberapa fitur yang dapat memudahkan masyarakat di antaranya, yakni Data Kesehatan Pribadi Elektronik atau Electronic Personal Health Record, Promosi Kesehatan, Pelayanan dan Penggunaan Obat, Okupasi Bed Rumah Sakit, Personalized Education, Profil Medikasi, Sistem Kewaspadaan Dini, dan Integrasi Layanan Telemedia.

Terkait dengan keamanan aplikasi ini pun tidak dapat digunakan secara sembarangan karena hanya dapat digunakan apabila sudah mendapatkan persetujuan dari pasien dan dokter yang menangani.

Terdapat pula verifikasi biometrik, contohnya, sidik jari untuk mencegah akun yang terdaftar dalam aplikasi tersebut tidak dibuka oleh pihak lain.

Masyarakat pun tidak perlu khawatir akan adanya pencurian data. CitizenHealth didukung teknologi canggih yang membuat para pencuri hanya akan bisa mendapatkan kode-kode tanpa dapat membaca data pengguna.

“Jadi, begitu data dikirim, kita akan mengenkripsi, tidak bisa disadap. Bisa disadap ditengah, tapi tidak akan bisa dibaca orang,” kata Setiaji.

Baca Juga: Ini Cara Cek Jadwal Vaksinasi Booster dan Daftar Vaksinnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Related Articles