HomeKesehatanWHO Tetapkan Cacar Monyet Sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Global

WHO Tetapkan Cacar Monyet Sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Global

Yogya.co, SLEMAN – Tedros Adhanom Ghebreyesus selaku Direktur Jendral WHO memberikan pernyataan bahwa wabah cacar monyet atau monkeypox menjadi keadaan darurat kesehatan global. 

“Saya telah memutuskan bahwa wabah monkeypox global merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional,” ungkap Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Sabtu (23/7/2022) dikutip dari Detik News.

Ditetapkannya wabah ini sebagai keadaan darurat kesehatan global karena cacar monyet telah menyebar di 74 negara sejak Mei tanpa diketahui pemicu pastinya.  

“Kami memiliki wabah yang telah menyebar ke seluruh dunia dengan cepat melalui mode transmisi baru yang kami pahami terlalu sedikit. Saya tahu ini bukan proses yang mudah atau langsung dan ada pemandangan yang berbeda,” ungkap Tedros, dilansir dari Detik News (24/07/2022).

Lebih lanjut, Kepala Keadaan Darurat WHO, Dr Michael Ryan, menyatakan bahwa wabah cacar monyet ditetapkan sebagai sebuah darurat kesehatan global untuk memastikan dunia mengambil tindakan yang serius. 

Respon Internasional yang terkoordinasi sangat diperlukan untuk membuka pendanaan serta upaya global dalam mengadakan berbagai vaksin dan perawatan. 

Dilansir dari Suara.com (24/07/2022), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) melaporkan bahwa saat ini ada 16.836 kasus cacar monyet yang telah dikonfirmasi secara global. 

Kemudian disadur dari Kompas.com (24/07/2022), data yang dimiliki oleh WHO menunjukkan bahwa jumlah infeksi yang dikonfirmasi meningkat sebesar 77% dari akhir Juni hingga awal Juli 2022 ini. 

Saat ini Eropa menjadi pusat penyebaran global cacar monyet dengan lebih dari 80% infeksi yang dikonfirmasi dari seluruh dunia pada tahun 2022. 

Sedangkan AS telah melaporkan terdapat lebih dari 2.500 kasus cacar monyet di 44 negara bagian, Puerto Rico, dan Washington, D.C.

Baca Juga :  7 Cara Hilangkan Mata Panda Secara Alami

Sementara itu, sepanjang tahun 2022 ini, telah dilaporkan lima kematian yang disebabkan oleh cacar monyet di Afrika. 

Kemudian sebuah penelitian yang di kutip dari Suara.com (24/07/2022) ada beberapa gejalan baru dari cacar monyet yang bisa menyebabkan kesalahan diagnosis karena mirip dengan gejala IMS (Infeksi Menular Kelamin).

Gejala yang dimaksudkan adalah lesi genital tunggal, luka mulut, dan luka anus. 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Related Articles