Yogya.co, JAKARTA – Kementerian Keuangan telah menetapkan kenaikan tarif cukai tembakau (CHT) atau cukai rokok naik hingga rata-rata sebesar 12% dan khusus untuk Sigaret Kretek Tangan (SKT) sebesar 4,5% mulai tanggal 1 Januari 2022.
Ketetapan ini ditetapkan berdasarkan arahan dari Presiden RI Joko Widodo serta koordinasi dengan para menteri terkait dan ditetapkan dengan mempertimbangkan beberapa aspek, contohnya, kesehatan.
“Kebijakan Cukai Hasil Tembakau selalu menyangkut empat hal yang semuanya sangat penting dan perlu untuk selalu terus diseimbangkan. Yang satu adalah mengenai pengendalian konsumsi rokok,” ungkap Sri Mulyani dalam konferensi pers beberapa waktu yang lalu.
Penambahan tarif cukai rokok pada tahun 2022 nanti ini pun digunakan Pemerintah RI sebagai upaya menurunkan prevalensi merokok pada anak usia 10 tahun hingga 18 tahun.
Upaya ini diharapkan dapat menurunkan tingkat perokok di usia tersebut hingga 8,7% pada tahun 2024.
Selain aspek kesehatan, kenaikan ini juga mempertimbangkan aspek tenaga kerja baik petani tembakau maupun tenaga kerja di industri rokok.
Aspek pertimbangan selanjutnya terkait dengan aspek penerimaan negara.
Berdasarkan Undang-Undang APBN, penerimaan cukai pada tahun 2022 mencapai 193 triliun. Capaian tersebut mencakup sekitar 10% penerimaan negara.
Aspek yang keempat adalah aspek pengawasan barang kena cukai secara ilegal. Adanya kenaikan tarif ini memungkinkan munculnya kegiatan yang menjurus ke ilegal dan tentu harus diwaspadai.
Baca Juga: Simak Revisi Aturan Perjalanan Selama Libur Natal dan Tahun Baru 2022!
Daftar Tarif Cukai Rokok
Melansir dari akun Instagram Kementerian Keuangan RI, @kemenkeuri, kenaikan tarif cukai rokok tertinggi jatuh pada golongan Sigaret Putih Mesin I dan terendah pada Sigaret Kretek Tangan III.
Sigaret Kretek Mesin I
Tarif cukai 985 (naik 13,9%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.905
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp38.100
Sigaret Kretek Mesin IIA
Tarif cukai 600 (naik 12,1%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.140
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp22.800
Sigaret Kretek Mesin IIB
Tarif cukai 600 (naik 14,3%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.140
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp22.800
Sigaret Putih Mesin I
Tarif cukai 1.065 (naik 13,9%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp2.005
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp40.100
Sigaret Putih Mesin IIA
Tarif cukai 635 (naik 12,4%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.135
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp22.700
Sigaret Putih Mesin IIB
Tarif cukai 635 (naik 14,4%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.135
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp22.700
Sigaret Kretek Tangan IA
Tarif cukai 440 (naik 3,5%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.635
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp32.700
Sigaret Kretek Tangan IB
Tarif cukai 345 (naik 4,5%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp1.135
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp22.700
Sigaret Kretek Tangan II
Tarif cukai 205 (naik 2,5%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp600
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp12.000
Sigaret Kretek Tangan III
Tarif cukai 115 (naik 4,5%)
Harga Jual Eceran (per batang): Rp505
Harga Jual Eceran (per bungkus): Rp10.100