HomeNews YogyaBuntut Wisatawan Malioboro Mendapati Pengamen Memaksa, Pemkot Jogja Lakukan Evaluasi Perwal

Buntut Wisatawan Malioboro Mendapati Pengamen Memaksa, Pemkot Jogja Lakukan Evaluasi Perwal

Yogya.co, SLEMAN – Dalam rangka meningkatkan kenyamanan para wisatawan yang berkunjung ke Kota Yogyakarta, Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta melakukan evaluasi Perwal. Hal tersebut dipicu oleh adanya wisatawan Malioboro yang mengeluhkan adanya pengamen memaksa di kawasan tersebut.

Mengenai keluhan tersebut, Penjabat Wali Kota Yogyakarta, Singgih Raharjo menuturkan bahwa pihaknya telah melakukan tindak lanjut.

Bahkan, Singgih Raharjo tak segan meminta para wisatawan yang merasa terganggu dengan adanya pengamen di Jalan Malioboro tersebut untuk melaporkannya melalui direct message (DM) ke akun Instagram pribadinya.

Singgih juga mengimbau para wisatawan Malioboro agar memotret para pengamen yang meminta uang dengan paksaan agar dapat mengadukannya kepada petugas.

Bukan tanpa maksud dan tujuan, PJ Wali Kota Yogyakarta tersebut meminta untuk memotret pengamen yang memaksa agar memudahkan petugas yang sedang berjagauntuk melakukan identifikasi.

Pemkot Yogyakarta Lakukan Evaluasi Perwal Demi Kenyamanan Wisatawan Malioboro

Lebih jauh, untuk menghindari kejadian serupa, Pemkot Yogyakarta menilai perlu segera melakukan evaluasi Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait dengan pengamen di Kota Yogyakarta.

Bahkan, tidak hanya menyangkut para pengamen, evaluasi akan mencakup keseluruhan, termasuk evaluasi ekosistem pengamanan yang ada di kawasan Jalan Malioboro.

Baca Juga: Cegah Penularan Penyakit PMK dan LSD, DPKP DIY Perketat Pengawasan Lalu Lintas Hewan Kurban!

“Itu termasuk juga yang kami evaluasi, bagian ekosistem pengamanan di Malioboro kita coba evaluasi sejauh mana kinerjanya, ini bagian dari aktivitas itu juga,” ujar Singgih Raharjo.

Tak sampai di situ, Pemkot Yogyakarta juga akan mengevaluasi Perwal terkait sanksi berupa penyitaan alat musik yang digunakan oleh pengamen, seperti yang sebelumnya telah dilakukan oleh UPT Pengelolaan Kawasan Cagar Budaya Kota Yogyakarta.

Baca Juga :  Berbeda Dari yang Lain, Pelantikan Gubernur DIY Jadi Satu-satunya di Tahun 2022

“Kami akan evaluasi perwalnya kalau memang itu tidak efektif, nanti kemudian supaya menimbulkan efek jera,” tutur Singgih.

Bahkan, ia memastikan bahwa terkait evaluasi Perwal tersebut akan segera dibahas pada minggu ini.

Dinna
Dinna
Wanita yang berkecimpung di dunia kepenulisan sejak duduk di bangku kuliah. Tak hanya di dunia jurnalistik, gadis kelahiran Gresik ini juga terjun di dunia Copy Writing dan SEO Content Writing hingga saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -

Related Articles