HomeEntertainmentPeringati Peristiwa Isra Mikraj, Mari Simak Kisahnya!

Peringati Peristiwa Isra Mikraj, Mari Simak Kisahnya!

Yogya.co, SLEMAN – Peristiwa Isra Mikraj menjadi salah satu mukjizat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW serta momen yang berharga bagi umat Muslim di seluruh dunia.

Hal ini karena peristiwa ini berkaitan dengan perjalanan suci Rasulullah untuk menerima perintah salat dari Allah SWT.

Mengutip dari CNN Indonesia, Isra Miraj sendiri terdiri atas dua kata, yakni Isra yang berarti perjalanan Rasulullah yang bermula dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsa.

Sementara itu, Miraj merupakan perjalanan Rasulullah dari Masjidil Aqsa ke Sidratul Muntaha.

Baca Juga: Roy Suryo Laporkan Menag Yaqut Terkait Dugaan Penistaan Agama, Loh?

Peristiwa Isra Mikraj

Peristiwa spiritual yang terjadi usai paman Rasulullah, Abu Thalib dan istri tercinta Rasulullah, Siti Khadijah meninggal dunia ini menjadi momen Rasulullah bertemu serta melihat singgasana Allah SWT.

Akan tetapi, sebelum menerima perintah untuk salat dari Allah SWT, Rasulullah terlebih dahulu harus melalui berbagai peristiwa spiritual lainnya.

Peristiwa ini dimulai dengan turunnya Malaikat Jibril, Malaikat Israfil, dan Malaikat Mikail ke bumi untuk bertemu dengan Rasulullah di suatu malam.

Selanjutnya, Rasulullah dibawa ke sumur air zamzam yang berada di Mekah.

Sesampainya di sumur tersebut Malaikat Jibril membelah dada Rasulullah kemudian dibasuhkannya hati Rasulullah menggunakan air zamzam tersebut.

Usai membasuh hati Rasulullah, Malaikat Jibril lalu menuangkan isian wadah yang berisikan iman serta hikmah.

Peristiwa selanjutnya, dengan mengendarai buroq, seekor binatang putih bersayap yang ukurannya lebih besar dari keledai, Rasulullah dibawa pergi meninggalkan Mekah dan singgah ke beberapa tempat.

Di masing-masing tempat yang disinggahi ini Rasulullah melaksanakan salat sunah dua rakaat dan diperlihatkan azab-azab yang dirasakan hambanya yang durhaka.

Selesai melaksanakan perjalanan Isra, Rasulullah ditemani oleh Malaikat Jibril kemudian melanjutkan perjalanan Mikraj ke lapisan langit ketujuh atau Sidratul Muntaha.

Di sini Malaikat Jibril meminta Rasulullah untuk naik ke tangga dan menghadap Allah SWT.

Tangga tersebut mengantar Rasulullah langit demi langit hingga mencapai puncak langit ketujuh.

Di sinilah Rasulullah menerima perintah dari Allah SWT untuk salat sebanyak lima puluh rakaat.

Akan tetapi, berdasarkan saran dari Nabi Musa AS jumlah rakaat ini terus dinegosiasi hingga berakhir dengan perintah salat lima waktu seperti yang wajib dijalankan oleh umat Muslim saat ini.

Baca Juga: Laporan Roy Suryo Terkait Menteri Agama Yaqut Cholil Ditolak Polisi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Related Articles