HomeNews YogyaSapa Aruh Nataru: SB X Himbau Masyarakat Taat Aturan

Sapa Aruh Nataru: SB X Himbau Masyarakat Taat Aturan

Yogya.co, YOGYAKARTA – Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melalui Sri Sultan Hamengku Buwono (SB) X selaku Gubernur mengingatkan masyarakat untuk tetap aturan yang berlaku saat Nataru.

Meskipun Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 dibatalkan, Gubernur DIY menjelaskan bahwa untuk perayaan Nataru nanti Pemerintah DIY akan tetap memberlakukan aturan yang berlaku saat ini.

Baca Juga: Baca Dulu! Aturan Libur Nataru Pengganti PPKM Level 3

“Penerapan PPKM masa Nataru tetap mengikuti asesmen yang berlaku dengan pengetatan secara sektoral dan mengedepankan masyarakat selaku subjek pertama,” jelas SB X saat Sapa Aruh Nataru, Rabu (22/12/2021).

Mengingat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu destinasi wisata favorit wisatawan baik dari dalam maupun luar daerah, Sultan pun menghimbau agar masyarakat tetap patuh menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: Liburan ke Jogja? Yuk, Stay di Hotel Unik dengan Harga Murah!

Tak hanya masyarakat, SB X juga meminta para instansi, Satgas COVID-19 DIY, dan para relawan untuk selalu siap 7×24 jam melayani masyarakat.

Terkhusus untuk Satgas COVID-19 DIY, Gubernur meminta untuk selalu mengawasi titik-titik wisata dan keramaian serta berkoordinasi dengan shelter dan fasilitas kesehatan setempat sebagai pencegahan.

“Satgas COVID-19 di tingkat RT maupun RW, pedukuhan, dan kelurahan untuk turut mengawasi titik-titik wisata dan keramaian. Aktifkan kembali koordinasi dengan shelter dan fasilitas kesehatan setempat sebagai langkah preventif,” pinta Gubernur DIY.

Pemerintah DIY pun melarang adanya pawai atau arak-arakan tahun baru serta acara Old and New Year baik terbuka atau tertutup karena berpotensi menimbulkan keramaian.

Baca Juga: Berencana Berlibur Nataru? Baca Tips Liburan Saat Pandemi Berikut!

Selain itu, untuk memperingati Hari Natal di tengah pandemi COVID-19 Gubernur DIY juga meminta masyarakat yang dapat benar-benar memperhatikan kapasitas gereja.

Apabila tidak dimungkinkan untuk beribadah di gereja, masyarakat diminta ikhlas untuk merayakannya di rumah.

“Seandainya pun tidak memungkinkan untuk beribadah di gereja. Saya harapkan bisa lila legawa (ikhlas) beribadah secara online tanpa mengurangi makna Natal,” harap SB X.

Dengan arahan ini SB X pun berharap masyarakat Yogyakarta maupun luar Yogyakarta yang berkunjung ke DIY dapat menjaga diri sehingga kasus COVID-19 di Indonesia tidak melonjak.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Related Articles