YOGYA.CO – Kalau Anda baru pertama kali ke Yogyakarta, ada satu pengalaman kuliner yang hampir pasti akan ditemui, yaitu angkringan. Warung sederhana dengan gerobak, lampu temaram, dan tikar lesehan ini menjadi bagian dari budaya malam Jogja.
Namun, bagi wisatawan atau pendatang baru, sering muncul pertanyaan tentang “Bagaimana sebenarnya cara makan di angkringan?” Dan “Apakah harus pesan dulu atau ambil makanan sendiri?”
Tenang, artikel ini akan membahas cara makan di angkringan Jogja, mulai dari cara memesan makanan, aturan tidak tertulis, hingga tips makan hemat supaya pengalaman nongkrong di angkringan semakin seru!
Apa Itu Angkringan Jogja?
Angkringan adalah warung makan sederhana khas Yogyakarta dan Jawa Tengah yang menjual berbagai makanan murah seperti nasi kucing, sate-satean, gorengan, dan minuman hangat.
Warung ini biasanya menggunakan gerobak kayu dengan tenda terpal dan menyediakan tempat duduk sederhana seperti bangku kecil atau lesehan di pinggir jalan.
Menu paling terkenal di angkringan adalah nasi kucing, yaitu nasi porsi kecil dengan lauk sederhana seperti sambal, tempe orek, atau ikan teri. Ukurannya kecil karena sejak dulu dijual murah agar semua kalangan bisa menikmati makanan hangat ini di malam hari.
Selain itu, minuman khas seperti Kopi Jos juga populer di angkringan Jogja. Kopi ini unik karena disajikan dengan bara arang panas yang dicelupkan ke dalam kopi sehingga menghasilkan bunyi “jos”.
Cara Makan di Angkringan Jogja untuk Pemula
Bagi yang baru pertama kali datang, berikut cara makan di angkringan yang biasanya dilakukan oleh pengunjung!
1. Datang dan Pilih Tempat Duduk
Saat tiba di angkringan, Anda bebas memilih tempat duduk yang tersedia.
Biasanya ada beberapa pilihan:
- Bangku kayu di sekitar gerobak
- Tikar atau lesehan di trotoar
- Kursi plastik di sekitar warung
Angkringan memang dikenal sebagai tempat nongkrong santai, jadi Anda tidak perlu terlalu formal, apalagi bingung mau duduk dimana.
2. Ambil Sendiri Makanan di Gerobak
Berbeda dengan restoran biasa, cara pesan makanan di angkringan biasanya dilakukan dengan mengambil sendiri makanan yang ada di gerobak.
Di atas gerobak biasanya tersedia berbagai menu seperti:
- Nasi kucing
- Sate-satean (sate usus, sate telur puyuh, sate bakso, dsb.)
- Gorengan (tempe mendoan, bakwan, tahu goreng, dsb.)
- Baceman seperti tempe atau tahu manis
Ambil makanan yang Anda inginkan lalu bawa ke tempat duduk.
3. Pesan Minuman ke Penjual
Setelah mengambil makanan, Anda bisa langsung memesan minuman kepada penjual.
Beberapa minuman yang paling populer di angkringan antara lain:
- Kopi jos
- Wedang jahe
- Jahe susu
- Teh kampul
- Kopi hitam
- Teh panas atau es
Biasanya penjual akan membuat minuman setelah Anda memesan.
4. Nikmati Makanan Sambil Nongkrong
Setelah makanan dan minuman siap, Anda bisa mulai menikmati suasana angkringan.
Inilah salah satu daya tarik angkringan Jogja:
- suasana santai
- ngobrol dengan teman
- bertemu orang baru
- menikmati kuliner murah di malam hari
Tidak jarang mahasiswa, pekerja, hingga wisatawan duduk bersama di satu tempat lesehan.
Sistem Bayar di Angkringan Jogja
Banyak orang yang pertama kali datang sering kali bingung soal sistem bayar di angkringan.
Sistemnya sebenarnya sangat sederhanA, Anda bisa langsung menerpakan langkah-langkah berikut ini:
- Ambil makanan sendiri dari gerobak
- Pesan minuman ke penjual
- Setelah selesai makan, lapor jumlah makanan yang diambil
- Penjual akan menghitung totalnya
Sebagian besar angkringan masih menggunakan pembayaran tunai dan jarang menerima pembayaran kartu atau digital. Meski begitu, kini makin banyak pedagang yang mulai memberi alternatif cara membayar menggunakan QRIS atau e-money.
Aturan Makan di Angkringan yang Perlu Diketahui
Meskipun santai, ada beberapa aturan makan di angkringan yang sebaiknya Anda pahami.
- Ambil makanan secukupnya: Karena sistemnya ambil sendiri, usahakan hanya mengambil makanan yang benar-benar ingin dimakan.
- Jujur saat membayar: Penjual biasanya tidak menghitung langsung apa yang Anda ambil, jadi kejujuran pembeli sangat penting.
- Jangan terlalu lama jika ramai: Jika angkringan penuh, sebaiknya tidak berlama-lama setelah selesai makan agar pengunjung lain bisa duduk.
- Jaga kebersihan: Biasanya tersedia tempat sampah sederhana di sekitar gerobak yang bsia langsung digunakan untuk membuang bungkus makanan yang sudah selesai dimakan.
Menu Wajib di Angkringan yang Harus Dicoba
Kalau Anda ingin merasakan pengalaman kuliner yang autentik, berikut beberapa menu wajib di angkringan.
- Nasi Kucing: Menu ini paling ikonik di angkringan, karena biasa tersaji dengan porsi kecil dan lauk sederhana.
- Sate Usus atau Telur Puyuh: Sate kecil yang ditusuk menggunakan bambu ini biasanya dibumbui dengan rempah manis gurih.
- Gorengan Hangat: Seperti tempe mendoan, bakwan, dan tahu goreng cocok dimakan malam hari.
- Kopi Jos: Merupakan Kopi khas Jogja yang dicelup arang panas.
- Wedang Jahe atau Jahe Susu: Minuman hangat yang cocok diminum saat udara malam Jogja dingin.
Harga menu angkringan biasanya sangat murah, mulai dari sekitar Rp2.000 hingga Rp8.000 per item tergantung tempatnya.
Tips Makan Murah di Angkringan Jogja
Jika ingin lebih hemat, berikut beberapa tips makan murah di angkringan.
- Ambil beberapa nasi kucing: Karena porsinya kecil, biasanya orang makan 2–3 bungkus nasi kucing.
- Kombinasikan dengan sate-satean: Sate usus atau telur puyuh biasanya dipilih karena lebih mengenyangkan.
- Pilih minuman hangat: Teh panas atau wedang jahe biasanya lebih murah dibanding minuman kemasan.
- Datang malam hari: Sebagian angkringan mulai buka sekitar pukul 17.00 WIB sampai tengah malam.
Dengan harga menu sekitar Rp10.000–Rp20.000 saja, Anda sudah bisa makan cukup kenyang di angkringan.
Selain makanan yang murah, angkringan juga menawarkan pengalaman khas Jogja, mulai dari suasana santai, obrolan hangat, dan kuliner sederhana yang penuh cerita.
Jadi, kalau Anda sedang berada di Jogja, jangan ragu mampir ke angkringan hanya karena bingung bagaimana cara makan di angkringan. Siapa tahu justru di sanalah Anda menemukan pengalaman kuliner paling berkesan selama di kota ini.


