HomeNews YogyaTergusur Karena Rencana Pembangunan Jogja Planning Gallery, Para Pedagang Jalan Perwakilan Minta...

Tergusur Karena Rencana Pembangunan Jogja Planning Gallery, Para Pedagang Jalan Perwakilan Minta Perpanjangan Waktu

Yogya.co, SLEMANRencana pembangunan pusat budaya, Jogja Planning Gallery (JPG) membuat sejumlah pedagang yang sebelumnya menempati Jalan Perwakilan terpaksa direlokasi. Menurut Surat Edaran (SE) Pemda DIY yang dikeluarkan, para pedagang tersebut harus segera mengosongkan wilayah itu per Desember 2022.

Namun, kelompok pedagang di Jalan Perwakilan, yang tergabung dalam Forum Komunikasi dan Koordinasi Perwakilan (FKKP), meminta perpanjangan waktu terkait imbauan pengosongan wilayah tersebut.

Ketua FKKP, Adi Kusuma, mengatakan bahwa pihaknya tidak menolak perintah pengosongan maupun pembangunan Jogja Planning Gallery, akan tetapi pihaknya berharap agar diberikan perpanjangan waktu.

Setidaknya, menurut permintaan pihak FKKP, mereka diberikan waktu hingga 2024 mendatang. Namun, jika permohonan waktu tersebut dinilai terlalu lama, paling tidak pihaknya diberikan waktu hingga 15 hari setelah Idul Fitri tahun depan.

“Paling tidak hingga H+15 setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri 2023 mendatang, dengan kompensasi relokasi yang letaknya juga di sekitar Malioboro,” ujar Adi saat audiensi dengan DPRD DIY, dikutip dari Repjogja, Jumat (11/11/2022).

Terkait kompensasi tersebut, Wakil Ketua Komisi C DPRD DIY, Lilik Syaiful Ahmad, meminta agar pemerintah, yang dalam hal ini Pemda DIY sebagai pemegang kebijakan, dapat memberikan solusi terbaik yang tidak merugikan pedagang di kawasan Jalan Perwakilan tersebut.

“Saat kita membuat kebijakan, kalau saya di posisi (pedagang) itu seperti apa, mari kita berempati selayaknya kita seorang pedangan, Kami selalu sampaikan setiap kali rapat bersama OPD, mari kita bersedekah kebajikan, sehingga apa yang kita putuskan nanti merupakan amal jariyah kita semua,” ujar Lilik.

Baca Juga: Kembangkan Kopi Menoreh, Pemerintah Gandeng 18 Kedai Kopi Milenial di Kulonprogo

Sementara itu, Dinas Pertahanan dan tata Ruang (DPTR) Kota Yogyakarta yang ikut dalam audiensi itu juga tengah menunggu keputusan. Pasalnya, persoalan tersebut masih didiskusikan bersama dengan Pemda DIY yang berwenang mengeluarkan kebijakan.

Baca Juga :  Lokasi Baru PKL Malioboro Telah Diresmikan, PKL Tidak Dipungut Biaya Setahun

Lebih lanjut, perwakilan dari DPTR Kota Yogyakarta juga menyebut bahwa nantinya akan diadakan kembali pertemuan dan komunikasi lanjutan antara pedagang dengan pemerintah.

Pertemuan tersebut dijanjikan akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Mengingat waktu pengosongan kawasan Jalan Perwakilan tersebut kurang dari satu bulan.

Pembangunan Jogja Planning Gallery

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DI Yogyakarta akan membangun Jogja Planning Gallery alias JPG sekitar dua tahun lagi sebagai pusat budaya di Malioboro.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menjelaskan, pembangunan Jogja Planning Gallery ini menjadi visi sekaligus strategi dalam pengejawantahan masa lalu dan perencanaan pengembangan DIY masa mendatang.

Dinna
Wanita yang berkecimpung di dunia kepenulisan sejak duduk di bangku kuliah. Tak hanya di dunia jurnalistik, gadis kelahiran Gresik ini juga terjun di dunia Copy Writing dan SEO Content Writing hingga saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisment -
Google search engine

Related Articles